Dia selalu membuatkan hatiku berbunga riang...
Jenakanya buat aku tersenyum apabila bersendirian..
Selalu aku dilayani bagai sang puteri...
Bahagianya kalau selalu begini....
Walau sesaat berpisah, aku mulai rindu...
Tatkala melihat wajahnya...
Melihat senyuman di bibirnya...
Aku seperti orang gila bayang...
Aku ingin dan terus ingin melihatnya...
Tanpa sesaat dia jauh dariku...
Namun dia juga manusia biasa...
Dia bukan manusia sempurna yang bisa mengadakan semuanya...
Dia bukan manusia maksum tanpa sebarang kekhilafan...
Malah hakikat itu telah lama aku terima...
Sebelum dia kupilih sebagai "lelakiku"..
Kerana aku sedar....
Tiada manusia yang diciptakan cukup segala2nya....
Semakin lama bersama...
Semakin aku kenal siapa dia...
Kejujurannya buat aku kagum...
Siapakah manusia yang sanggup membuka pekung di dada?
Tapi dia sanggup demi sebuah hubungan yang suci...
Katanya biar aku buat keputusan....
Memilih untuk bersama atau pun tidak...
Dan aku.....
Memang aku keliru ketika itu...
Antara sebuah prinsip dan nilai kemanusiaan....
Walau aku gadis yang penuh syarat dan adakalanya sangat sukar untuk difahami...
Namun jiwaku juga tulus dlm menilai sebuah kasih syg...
Sememangnya sudah aku fikirkan hal ini sebelum dia berterus terang...
Aku tau, dia x tahu yang aku tahu....
Aku menilainya dari jauh....
Bukan aku serkap jarang....
Jauh sekali mahu menuduh...
Dan ternyata apa yang aku fikirkan....
Memang satu hakikat...
Tapi...
Memarahi dan menuduhmu tentang sesuatu yang "besar begini" bukan caraku...
Mungkin kau perlu ruang utk itu...
Tanpa kuduga....
Kau jujur meluahkannya pada suatu hari...
Dan aku....
Aku tidak terkejut...
Yang aku tahu....
Kasih syg ini tidak pernah membuatkan aku buta....
Dan untuk seorang lelaki yang jujur sepertimu....
Mengapa perlu terlalu menyanjung sebuah prinsip yang aku sendiri ciptakan?
Kenapa tidak aku berikan dia peluang utk merubah dirnya....
Dan ya, itu yang aku lakukan....
Aku sukakan dia...
Aku sayangkan dia...
Aku harap dia akan jadi insan kesayanganku sampai bila2...
Insya-Allah
No comments:
Post a Comment