Kalaulah engkau tahu...
Betapa pedih hatiku saat aku melukai hatimu...
Sering aku mengutuk diriku...
Kenapa aku selalu menyalahkanmu...
Sedangkan engkau tidak sengaja melakukannya...
Kenapa aku tidak sabar...
Aku bercakap seoalah-olah hanya aku yang benar....
Egonya aku....
Maafkan aku....
Aku tidak berniat...
Sebenarnya aku takut aku akan ditipu lagi...
Bayang-bayang lepas buat aku sangat berhati-hati...
Walau cuba kukawal...
Namun ada kalanya...
Aku gagal....
Maaf....
Aku tidak sengaja...
Kalaulah engkau tahu..
Aku selalu risau apabila bertemumu...
Tapi bagaimana....
Hatiku diselebung rasa rindu...
Tapi aku selalu takut....
Takut pertemuan kita itu berakhir dengan pertengkaran
Dan semuanya kerana salahku...
Kerana kata-kata atau sikapku yang mungkin bisa membuatkan hati kau terluka...
Kalaulah engkau tahu...
Jiwaku yang rapuh...
Adakalanya tidak tahan dengan gurauanmu...
Dulu ketika kita hanya kawan...
Aku tidak pernah kisah tentang itu semua...
Tapi entah kenapa kini...
Apabila bergelar kekasihmu...
Hatiku cepat benar terasa sehingga sukar untuk kukawal...
Dan ia membuatkan kita bertengkar kerana hal sekecil itu...
Hanya kerana kegagalanku mengawal diri...
Mungkin....
Kerana itu...
Aku selalu terfikir...
Aku tidak cukup baik utk engkau....
Kalaulah engkau tahu...
Andai aku bidadari dari kayangan...
Akan aku payung tubuhmu dari hujan mahupun panas...
Akan aku hampar permaidani dari sutera agar kakimu tidak terasa letih ketika berjalan bersamaku...
Tapi aku hanya gadis biasa....
Aku hanya mampu menjadi diriku...
Yang tidak sempurna ini untuk dirimu....
Kalaulah engkau tahu...
Ketika engkau datang dalam hidupku...
Aku bersyukur dan meminta Tuhan tunjukkan aku jalan yang terbaik utk kita...
Aku takut aku akan mengulangi kesilapan yang sama dan gagal lagi...
Sebenarnya aku terlalu takut...
Aku tidak tahu bagaimana utk menjadi sempurna padamu....
Dan tanpa aku sedar....
Kerana terlalu takut dan kalut...
Rupanya semakin banyak kesalahan yang aku lakukan......
Akhirnya aku pasrah sendiri...
Aku tidak cukup kuat untuk semua ini...
Entahlah...
Hati aku tak cukup baik untuk engkau...
Itu yang aku pasti...
Friday, March 20, 2009
Monday, March 16, 2009
Kepercayaan...
Bukan senang membina kepercayaan....
Adakalanya gagal mengawal rasa....
Ada masanya hati dilanda goyah...
Dan ada ketikanya curiga bertamu.....
Masa silam yang kelam...
Ada ketikanya membuatkan kita terlalu berhati-hati...
Takut sejarah lama akan berulang...
Walau hati percaya...
Bukan semua insan itu diciptakan sama....
Tapi....
Kepercayaan ini tidak mungkin goyah...
Andai setiap perlakuan kena caranya...
Andai setiap bicara itu tiada pertikaiannya...
Mana mungkin ada secalit resah dan pertanyaan di dasar hati...
Aku juga sama...
Manusia biasa yang tidak lepas dari melakukan kesilapan...
Tiada bezanya antara kita...
Biarlah kita saling mengingati sesama kita...
Kepercayaan yang kita bina hari ini...
Besar maknanya pada masa hadapan....
Adakalanya gagal mengawal rasa....
Ada masanya hati dilanda goyah...
Dan ada ketikanya curiga bertamu.....
Masa silam yang kelam...
Ada ketikanya membuatkan kita terlalu berhati-hati...
Takut sejarah lama akan berulang...
Walau hati percaya...
Bukan semua insan itu diciptakan sama....
Tapi....
Kepercayaan ini tidak mungkin goyah...
Andai setiap perlakuan kena caranya...
Andai setiap bicara itu tiada pertikaiannya...
Mana mungkin ada secalit resah dan pertanyaan di dasar hati...
Aku juga sama...
Manusia biasa yang tidak lepas dari melakukan kesilapan...
Tiada bezanya antara kita...
Biarlah kita saling mengingati sesama kita...
Kepercayaan yang kita bina hari ini...
Besar maknanya pada masa hadapan....
Sunday, February 15, 2009
Selamat Ulang Tahun Sayang.....
11/02/09- HaPpY BirthDay My RaniFaiSuL KhazRuL Mohd RanThaM
Selamat Ulang Tahun Sayang- by Imran Ajmain
Ingin sekali sekala dirinya dibalas
Walau hanya dengan dakapan di angin lalu
Yang selalu memberi
Ingin sekali sekala jadi penerima
Cukup dengan salam dan manis doa
Aku ingin kau merasakan hebatnya cinta
Selamat ulang tahun sayang
Kini kau bersayap, pergilah terbang
Rentaslah langit cita cita mu
Harap nanti kita kan bertemu
Selamat ulang tahun sayang
Janganlah engkau tak terbang pulang
Ku nanti penuh kerinduan
Selamat tinggal, selamat jalan
Aku hanya inginkan engkau setia
Kerana setia yang mencipta bahagiamu...
Saturday, February 7, 2009
Akulah Gadis Itu...
Aku....
Akulah gadis itu...
Yang kau tinggalkan...
Di sebuah teratak usang...
Di pinggir sawah yang terbentang luas...
Akulah gadis itu...
Yang berdikari di atas kakiku sendiri...
Berlari...
Adakalanya berhenti...
Melepas lelah...
Juga kesunyian...
Kerana aku berlari seorang diri...
Akulah gadis itu...
Yang kau peluk setelah 12 tahun kau biar sendirian...
Aku hanya membisu...
Membalas pelukanmu...
Namun jiwaku nyata kosong...
Akulah gadis itu...
Mengejar pelangi selepas hujan...
Berteleku di tepi pantai melihat mentari rebah di kaki langit...
Akulah gadis itu...
Yang merenung bintang kejora di malam sepi...
Akulah gadis itu...
Yang tersenyum walau jiwa menangis...
Yang ketawa walau hati pedih...
Yang diam bila hati tersentuh...
Akulah gadis itu...
Yang kau tinggal di teratak sepi di pinggir sawah...
Akulah gadis itu...
Yang pada mata kasarnya hampir sempurna...
Namun,
Akulah jua gadis itu...
Yang berseri namun tiada kemilaunya...
Yang jiwanya kosong....
Hati penuh tanda tanya...
Akulah gadis itu...
Yang pernah bermain seorang diri di waktu kecil...
Yang kesepian...
Akulah gadis itu...
Yang kau tinggalkan...
Di sebuah teratak usang...
Di pinggir sawah yang terbentang luas...
Akulah gadis itu...
Yang berdikari di atas kakiku sendiri...
Berlari...
Adakalanya berhenti...
Melepas lelah...
Juga kesunyian...
Kerana aku berlari seorang diri...
Akulah gadis itu...
Yang kau peluk setelah 12 tahun kau biar sendirian...
Aku hanya membisu...
Membalas pelukanmu...
Namun jiwaku nyata kosong...
Akulah gadis itu...
Mengejar pelangi selepas hujan...
Berteleku di tepi pantai melihat mentari rebah di kaki langit...
Akulah gadis itu...
Yang merenung bintang kejora di malam sepi...
Akulah gadis itu...
Yang tersenyum walau jiwa menangis...
Yang ketawa walau hati pedih...
Yang diam bila hati tersentuh...
Akulah gadis itu...
Yang kau tinggal di teratak sepi di pinggir sawah...
Akulah gadis itu...
Yang pada mata kasarnya hampir sempurna...
Namun,
Akulah jua gadis itu...
Yang berseri namun tiada kemilaunya...
Yang jiwanya kosong....
Hati penuh tanda tanya...
Akulah gadis itu...
Yang pernah bermain seorang diri di waktu kecil...
Yang kesepian...
Friday, February 6, 2009
Kampung halamanku...


Tempat jatuh lagikan dikenang... Inikan pula tempat bermain...
Setiap kali pulang ke kampung, aku paling suka kalau dapat melihat langit yang cantik... kalau tidak dapat dipotretkan melalui lensa kamera, cukuplah jika dapat mengamatinya seketika di kala mentari terbit mahupun tatkala hampir melabuhkan tirainya...
Friday, January 30, 2009
Lagu untukmu....
Katanya dia suka lagu ni....
Aku paste lagu ni utk dia yang bernama Ranifaisul Khazrul Mohd Rantham...
Teruntukmu hatiku inginku bersuara
Merangkai semua tanya
Imaji yang terlintas
Berjalan pada satu
Tanya selalu menggangguku
Seseorang itukah dirimu kasih
Kepada yang tercinta
Inginnya ku mengeluh
Semua resah di diri
Mencari jawab pasti
Akankah seseorang yang kuimpikan kan hadir
Raut halus menyelimuti jantungku
Cinta hanyalah cinta
Hidup dan mati untukmu
Mungkinkah semua tanya
Kau yang jawab
Dan tentang seseorang
Itu pula dirimu
Ku bersumpah akan mencinta
Aku paste lagu ni utk dia yang bernama Ranifaisul Khazrul Mohd Rantham...
For u my love..... Tentang Seseorang- Anda
Teruntukmu hatiku inginku bersuara
Merangkai semua tanya
Imaji yang terlintas
Berjalan pada satu
Tanya selalu menggangguku
Seseorang itukah dirimu kasih
Kepada yang tercinta
Inginnya ku mengeluh
Semua resah di diri
Mencari jawab pasti
Akankah seseorang yang kuimpikan kan hadir
Raut halus menyelimuti jantungku
Cinta hanyalah cinta
Hidup dan mati untukmu
Mungkinkah semua tanya
Kau yang jawab
Dan tentang seseorang
Itu pula dirimu
Ku bersumpah akan mencinta
Wednesday, January 14, 2009
Insan Kesayanganku....
Dia selalu membuatkan hatiku berbunga riang...
Jenakanya buat aku tersenyum apabila bersendirian..
Selalu aku dilayani bagai sang puteri...
Bahagianya kalau selalu begini....
Walau sesaat berpisah, aku mulai rindu...
Tatkala melihat wajahnya...
Melihat senyuman di bibirnya...
Aku seperti orang gila bayang...
Aku ingin dan terus ingin melihatnya...
Tanpa sesaat dia jauh dariku...
Namun dia juga manusia biasa...
Dia bukan manusia sempurna yang bisa mengadakan semuanya...
Dia bukan manusia maksum tanpa sebarang kekhilafan...
Malah hakikat itu telah lama aku terima...
Sebelum dia kupilih sebagai "lelakiku"..
Kerana aku sedar....
Tiada manusia yang diciptakan cukup segala2nya....
Semakin lama bersama...
Semakin aku kenal siapa dia...
Kejujurannya buat aku kagum...
Siapakah manusia yang sanggup membuka pekung di dada?
Tapi dia sanggup demi sebuah hubungan yang suci...
Katanya biar aku buat keputusan....
Memilih untuk bersama atau pun tidak...
Dan aku.....
Memang aku keliru ketika itu...
Antara sebuah prinsip dan nilai kemanusiaan....
Walau aku gadis yang penuh syarat dan adakalanya sangat sukar untuk difahami...
Namun jiwaku juga tulus dlm menilai sebuah kasih syg...
Sememangnya sudah aku fikirkan hal ini sebelum dia berterus terang...
Aku tau, dia x tahu yang aku tahu....
Aku menilainya dari jauh....
Bukan aku serkap jarang....
Jauh sekali mahu menuduh...
Dan ternyata apa yang aku fikirkan....
Memang satu hakikat...
Tapi...
Memarahi dan menuduhmu tentang sesuatu yang "besar begini" bukan caraku...
Mungkin kau perlu ruang utk itu...
Tanpa kuduga....
Kau jujur meluahkannya pada suatu hari...
Dan aku....
Aku tidak terkejut...
Yang aku tahu....
Kasih syg ini tidak pernah membuatkan aku buta....
Dan untuk seorang lelaki yang jujur sepertimu....
Mengapa perlu terlalu menyanjung sebuah prinsip yang aku sendiri ciptakan?
Kenapa tidak aku berikan dia peluang utk merubah dirnya....
Dan ya, itu yang aku lakukan....
Aku sukakan dia...
Aku sayangkan dia...
Aku harap dia akan jadi insan kesayanganku sampai bila2...
Insya-Allah
Jenakanya buat aku tersenyum apabila bersendirian..
Selalu aku dilayani bagai sang puteri...
Bahagianya kalau selalu begini....
Walau sesaat berpisah, aku mulai rindu...
Tatkala melihat wajahnya...
Melihat senyuman di bibirnya...
Aku seperti orang gila bayang...
Aku ingin dan terus ingin melihatnya...
Tanpa sesaat dia jauh dariku...
Namun dia juga manusia biasa...
Dia bukan manusia sempurna yang bisa mengadakan semuanya...
Dia bukan manusia maksum tanpa sebarang kekhilafan...
Malah hakikat itu telah lama aku terima...
Sebelum dia kupilih sebagai "lelakiku"..
Kerana aku sedar....
Tiada manusia yang diciptakan cukup segala2nya....
Semakin lama bersama...
Semakin aku kenal siapa dia...
Kejujurannya buat aku kagum...
Siapakah manusia yang sanggup membuka pekung di dada?
Tapi dia sanggup demi sebuah hubungan yang suci...
Katanya biar aku buat keputusan....
Memilih untuk bersama atau pun tidak...
Dan aku.....
Memang aku keliru ketika itu...
Antara sebuah prinsip dan nilai kemanusiaan....
Walau aku gadis yang penuh syarat dan adakalanya sangat sukar untuk difahami...
Namun jiwaku juga tulus dlm menilai sebuah kasih syg...
Sememangnya sudah aku fikirkan hal ini sebelum dia berterus terang...
Aku tau, dia x tahu yang aku tahu....
Aku menilainya dari jauh....
Bukan aku serkap jarang....
Jauh sekali mahu menuduh...
Dan ternyata apa yang aku fikirkan....
Memang satu hakikat...
Tapi...
Memarahi dan menuduhmu tentang sesuatu yang "besar begini" bukan caraku...
Mungkin kau perlu ruang utk itu...
Tanpa kuduga....
Kau jujur meluahkannya pada suatu hari...
Dan aku....
Aku tidak terkejut...
Yang aku tahu....
Kasih syg ini tidak pernah membuatkan aku buta....
Dan untuk seorang lelaki yang jujur sepertimu....
Mengapa perlu terlalu menyanjung sebuah prinsip yang aku sendiri ciptakan?
Kenapa tidak aku berikan dia peluang utk merubah dirnya....
Dan ya, itu yang aku lakukan....
Aku sukakan dia...
Aku sayangkan dia...
Aku harap dia akan jadi insan kesayanganku sampai bila2...
Insya-Allah
Subscribe to:
Posts (Atom)
