
Terpaku aku seketika mendengar butir bicara... penuh pengertian nan mendalam... tutur kata azimat, peniup semangat... aku kagum...
Yang lahir hanya ketelusan... bunyinya langsung tidak janggal mahupun aneh.. kata-kata itu berdiri dengan hujahnya yang tepat...
Aku kagum..
Mahu sahaja kurakam semuanya agar bisa ku ulang tayang di masa hadapan.. agar bisa aku tunjukkan pada anak-anak kita nanti...."lihat, ayah kamu romantis dan penuh pengertian.."
Ya, mungkin juga tidak... pesanan itu pantasnya aku semat di hati dan cuba mengaplikasikannya terlebih dahulu untuk diriku...
Tidak perlu ia dijadikan sebagai monumen sejarah.. biar aku sahaja yang jadi model "pengajaran" yang kau berikan itu... aku rela dieksperimenkan... menjadi kanvas putih untuk kau corakkan parasnya..
Kerna aku yakin... kau pasti tidak bakal mencacatkan keputihan ini.. apa lagi menumpahkan tompok hitam noda secara sengaja.. aku kenal kamu... malah aku yakin!
- sayangilah orang tua kita selagi mereka masih ada... lakukan apa yang terbaik untuk mereka.. jangan sampai ada penyesalan kemudian hari...
- balik kampung kalau ada masa... jumpa orang tua selagi mereka masih ada...
- jangan pentingkan diri sendiri... jangan terlalu menghukum seseorang seumpama kita dewa yang tidak akan melakukan kesilapan serupa...
- jadilah manusia yang lebih bertanggungjawab... kerja itu sesuatu yang diamanahkan untuk kita.. maka itu adalah tanggungjawab kita..
- jangan dicampur-adukkan hal kerja dan peribadi...
- jangan campur politik di tempat kerja...
- bersyukur dengan apa yang diberi...
- "Zulfa satu realiti, awak umpama bayang-bayang, dan Rahman umpama bau.... Awak patut bersyukur.. Zulfa memang satu realiti... walau terlindung akan tetap kelihatan... tetapi awak hanya bayang-bayang... apabila ada sinar matahari,maka bayang-bayang pun akan kelihatan.. tapi kalau bau... orang hanya dapat menghidu baunya sahaja... nak disentuh x dapat.. apatah lagi untuk dilihat..."
- tak semua yang kita nak, kita akan dapat...
- ambil masa untuk muhasabah diri sendiri..
Kalau hendak kurakamkan di sini.. rasanya aku tidak punya kemampuan itu.. biar ia kekal di dalam hati... bukan untuk dijadikan sebuah memori.. tetapi untuk diingat dan dipraktikkan selagi punya keupayaan...
No comments:
Post a Comment